Home Hubungan Sebab Cinta Adalah Hubungan Timbal Balik, Kenali Keseriusannya Dengan Baik

Sebab Cinta Adalah Hubungan Timbal Balik, Kenali Keseriusannya Dengan Baik

6 min read
0
0

Hai, kamu yang kini sedang dimabuk asmara. Kamu yang lagi manis-manisnya mereguk kenikmatan cinta. Sebaiknya selalu pakai logika. Sebab duka bakal lebih pahit apabila manisnya telah habis tak bersisa.

Kamu boleh bertahan dengan siapapun yang kamu suka. Kamu pun boleh bertahun-tahun menimba asmara dengan siapapun yang kamu cinta. Tapi jika tanpa tujuan kepada jenjang pernikahan, buat apa? Ya, buat apa.

Oleh karenanya, segera bedakan seseorang yang akan mengajakmu mengarungi bahtera kehidupan dengan perahu bernama pernikahan, atau dia yang memang kelasnya hanya sebagai pacar selamanya.

Mungkin tak sekali seminggu, tapi ia ingin bertemu keluargamu

Seseorang yang ingin serius menikah denganmu akan berkenalan dengan keluargamu. Ia, tanpa diminta, ingin mengenal lebih jauh mereka. Sebab dengan mengenal keluargamu, si dia akan mendapat dukungan atau justru penolakan sejak awal. Jika ditolak, ia tahu apa yang harus dilakukan. Namun setidaknya, ia sudah berupaya menunjukkan keseriusan langkah ke depan.

Sementara itu, untuk yang tidak punya niatan ke arah pernikahan, ia hanya ingin backstreet selamanya. Ia melakukan hubungan secara sembunyi-sembunyi dari orang tua kamu. Entah apa alasannya.

Ia peduli penampilan itu bagus, tapi kamu harus tetap jadi prioritasnya

Kalau ia sudah punya kamu sebagai pasangannya, toh apalah arti perhiasan yang sifatnya tempelan. Ia tetap sempurna tanpa itu semua. Sebab ada kamu yang menerimanya apa adanya. Ya nggak berarti juga dia bakal tampil acak-acakan sih.

Tapi kalau dia yang benar-benar memperhatikan setiap inci tampilannya, tanpa peduli kamu menerimanya apa adanya, boleh jadi dia memang hanya peduli dengan diri sendiri. Ia hanya peduli fisik, dan ada kemungkinan ia pun berpaling dari kamu dengan sebab fisik pula.

Ia tetap menjaga karir dan hubungannya secara seimbang

Pasangan yang serius menikah denganmu tentu bakal memikirkan apakah karirnya mengganggu atau tidak ketika pernikahan telah terjadi. Apakah tugasnya terlalu jauh dengan pasangannya, atau bahkan pasangannya mungkin tidak setuju dengan pekerjaannya yang menantang seperti sekarang.

Tapi kalau ia tak peduli dengan kamu, dan lebih mementingkan karirnya, ya apa boleh buat dengan pasangan semacam ini. Kamu dan dia nggak bakal sejalan, dan nggak bakal bisa mengarungi bahtera rumah tangga dengan baik. Sebab pasangan semacam ini hanya mau hidup sendiri.

Kamu dan dia sudah punya misi bersama

Coba sekali-kali kamu berbicara tentang pernikahan dan anak-anak. Apabila ia sangat antusias dengan pembicaraan ini dan melanjutkannya dengan pembicaraan tentang pernikahan kamu dan dia, dan sampai bakal diberi nama siapa saja anak-anak kalian nanti, maka pertahankan pasangan seperti ini.

Hanya saja jika jawabannya, “Ah, nggak usah bicara soal ini dulu. Kita masih jauh,” maka kamu boleh memahamkannya akan pentingnya pembicaraan semacam ini, atau dengan berat hati meninggalkannya dengan cara yang baik.

Ada kejujuran dan keterbukaan diantara kalian

Ia sering bicara tentang keluarganya, juga masa kecilnya yang bahagia. Pasangan yang seperti ini semestinya kamu pertahankan baik-baik. Apalagi ketika ia telah membuka rahasia-rahasia yang perlu diketahui dengan kamu. Ingat, rahasia dia bukan rahasia teman-temannya. Sebab pasangan jenis ini telah menganggap kamu adalah teman berbagi dalam hidupnya.

Sementara jika pasanganmu benar-benar misterius, bahkan kamu pun nggak tahu ia sekolahnya dimana saja. Ya, apa boleh buat, kamu mesti bersikap tegas.

Penutup

Namun hal-hal ini memang tidak terpaku dengan hal-hal diatas saja. Bisa jadi ada hal-hal lainnya yang memungkinkan ia memegang rahasianya sendiri, atau ia peduli pada penampilan sebab profesinya sebagai penyiar televisi. Tapi hal-hal diatas memang berlaku secara umum. Dan yang paling penting, kebahagiaan hidup adalah kita yang tentukan.

Load More Related Articles
Load More By Admin
Load More In Hubungan

Leave a Reply

Check Also

Daripada Dilahap ‘Buaya Darat’, Mending Baca Ini Baik-Baik

Seringkali pikiran tentang cinta mengalahkan logika yang sebenarnya telah dibangun jauh-ja…