Home Hiburan 7 Fakta Menarik dari Dunkirk, Film Terbaru dari Sutradara Trilogi Batman

7 Fakta Menarik dari Dunkirk, Film Terbaru dari Sutradara Trilogi Batman

8 min read
0
0
dunkirk

Kalau menengok jadwal bioskop, maka ada film terbaru yang tayang pada tanggal 21 Juli ini. Film yang digadang-gadang selain karena mengangkat salah satu sisi peristiwa dari Perang Dunia II, juga karena ini merupakan karya terbaru Christopher Nolan setelah Interstellar tiga tahun silam.

Siapa Christopher Nolan mungkin tak perlu dijelaskan panjang lebar. Sebab buat para penikmat film, terutama maniak Hollywood, maka Nolan adalah sebuah garansi tentang karya yang berkualitas dari segi cerita dan enak ditonton dari frame by frame-nya. Film-filmnya selalu dipuji kritikus, menjadi bahan diskusi yang tak pernah kering, dan diluar itu semua selalu menghibur. Sebuah perpaduan yang jarang ditemukan, sebab biasanya film yang cenderung berat jarang menghentak Box Office.

Ya, karya terbaru Nolan adalah Dunkirk. Sebuah film yang sudah menjalani premiere di bioskop-bioskop Amerika Serikat sejak 13 Juli lalu. Kritikus memujinya, penonton pun terpuaskan. Hal ini tercermin di IMDB dengan raihan poin 9,3, kemudian Rotten Tomatoes 96%, dan Metacritics 96%. Tapi tentu saja, meskipun dipuja-puji dan mendapatkan poin yang fantastis di situs-situs film, Dunkirk tetaplah sebuah karya seni, dan setiap seni bakal tergantung selera setiap orang yang menikmatinya.

Sebelum menikmati Dunkirk di bioskop kesayangan kamu, inilah beberapa fakta sebagai bekal pengetahuan terhadap film yang dibintangi Tom Hardy dan Cillian Murphy ini.

Kengerian yang terjadi di Dunkirk pada saat itu, disajikan oleh Nolan dengan sempurna dalam 107 menit. (Image: IndieWire.com)

1. Christopher Nolan memborong semuanya: sutradara, produser, dan penulis skenario.

Dalam beberapa film Nolan sebelumnya, Nolan dibantu oleh Nolan yang lain. Maksudnya ada saudaranya Jonathan Nolan yang membantunya paling tidak dalam menulis skenario. Namun di Dunkirk, Nolan memegang semuanya sendiri.

Ini pertaruhan Nolan, sebab baru kali ini ia membuat sebuah film yang didasarkan pada peristiwa yang nyata. Dan mungkin inilah alasan mengapa Nolan memegang semuanya sendiri.

2. Dunkirk dibuat berdasarkan peristiwa yang nyata.

Dunkirk sendiri merupakan sebuah tempat di Perancis. Tempat ini menjadi saksi bisu dari kejamnya Perang Dunia II. Diluar dari peristiwa politik yang menyertainya, dimana evakuasi pasukan sekutu yang dikepung Nazi Jerman tersebut, Nolan ingin agar penonton dibawa ke peristiwa tersebut secara nyata. Film ini mengambil persepektif darat, udara dan laut, sehingga penonton betul-betul memahami segala sudut dari peperangan di Dunkirk.

Nolan ingin agar pengalaman penonton lebih nyata, sehingga Dunkirk sebenarnya film yang dibuat khusus untuk untuk IMAX. Ya, peristiwa yang nyata, sudut pandang yang nyata, dan media film yang mendekati kenyataan. Sebuah kesempurnaan yang berupaya dikejar Nolan.

3. CGI memang ada, tapi sedikit banget.

Untuk menyajikan film yang betul-betul nyata, Christopher Nolan menerapkan CGI yang minim. Nah, bayangkan ketika film ini membutuhkan properti ala Perang Dunia II seperti kapal jaman dulu. Maka Nolan memang menghadirkannya secara nyata, semisal kapal perang T 47-Class milik Perancis. Ya, sekali lagi, Nolan menghadirkannya secara nyata, bukan CGI. Begitu juga dengan properti yang lain.

4. Tidak ada Michael Caine disini.

Masih ingat pria tua yang menjadi Alfred dalam trilogi Dark Knight? Ya, dialah Michael Caine.Aktor ini selalu muncul di film-film Nolan sejak The Prestige. Bahkan hingga Interstellar, Michael Caine masih bermain sebagai profesor NASA. Maka sebenarnya sangat disayangkan jika di Dunkirk ini, penonton tak melihat akting dari Michael Caine. Mudah-mudahan saja ada cameo darinya di Dunkirk.

5. Hans Zimmer dibalik irama di Dunkirk.

Kalau nggak rusak, maka tak ada yang perlu diperbaiki. Begitulah pepatah yang berlaku dibalik ditunjuknya Hans Zimmer dalam mengalunkan irama-irama di sepanjang film Dunkirk. Ya, Hans Zimmer selalu hadir di film-film besutan Nolan sebelumnya. Bahkan jika mengacu pada musik dalam film yang apik, cek apakah ada nama Hans Zimmer di dalamnya atau tidak. Dan begitulah pula logika Nolan.

6. Tidak memakai rumusan film perang Amerika.

Ada yang bilang mengapa Tora! Tora! Tora! pada 1970 tidak begitu sukses meskipun dikemas dengan baik pada masanya? Sebab film ini tidak menampilkan kebanggaan yang terwujud dalam kemenangan Amerika. Berbanding terbalik dengan Pearl Harbour yang dibintangi Ben Affleck tiga dasawarsa kemudian. Sehingga rumusan film perang Hollywood mesti mencantumkan empat kata: kebanggaan dan kemenangan Amerika.

Tapi tidak begitu dengan Dunkirk. Sebab film ini tidak memakai rumusan tersebut. Film ini sebenarnya bukan juga film perang an sich, apalagi perangnya Amerika. Dunkirk menceritakan prajurit Inggris yang terabaikan dalam sebuah evakuasi yang gagal. Sebabnya bukan film perang, dalam Dunkirk tak ada dialog tentang perumusan taktik dan strategi menghadapi musuh. Ini adalah film kemanusiaan yang menceritakan evakuasi dan naluri bertahan manusia.

7. Legendary Pictures diganti oleh Warner Bros.

Film-film Nolan didukung terus oleh Legendary Pictures. Meski statusnya patungan dengan perusahaan lain, perusahaan yang dimpimpin oleh Jack Q. Gao ini tetap berada di balik film-film Nolan. Namun sayangnya untuk Dunkirk, entah apa sebabnya Legendary tak lagi mendukung Nolan. Meski begitu Warner Bros yang menjadi rumah produksi tetap didukung oleh perusahaan lainnya, seperti Syncopy, Dombey Street Productions, Kaap Holland Film, dan lainnya.

Load More Related Articles
Load More By BesokLusa
Load More In Hiburan

Leave a Reply

Check Also

Beras Sehat Asli Indramayu Ini Hilangkan Was-Was Soal Beras Palsu

Sekenyang apapun makanmu, niscaya tak akan lengkap rasanya jika belum memakan nasi. Begitu…