Rini Novita Sari
Rini Novita Sarihttps://besoklusa.com
Blogger dan content writer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Seperti kendaraan lainnya, terkadang mobil juga mengalami kerusakan akibat pemakaian atau lama tidak diservis. Mobil yang rusak cukup berat sehingga harus dilakukan pembongkaran, tentu memerlukan biaya tak sedikit. Nantinya mekanik harus mengecek komponen satu per satu guna menemukan penyebab kerusakan pada kendaraan Anda. Lalu, berapa biaya turun mesin mobil yang harus disiapkan? 

Inilah Rincian Biaya Servis Turun Mesin Mobil yang Harus Anda Siapkan

Biaya yang harus Anda keluarkan untuk mengatasi turun mesin mobil tergantung pada jenis kendaraan roda empat yang Anda miliki. Pastinya antara satu merk akan berbeda dengan merk lainnya. Umumnya, Anda harus mengeluarkan dana yang cukup besar guna mengatasi permasalahan ini. Prosedur servis turun mesin pun memakan waktu. 

Untuk mobil Avanza, biaya jasa perbaikan turun mesin mobil saja mencapai Rp2.000.000,00 sampai Rp5.000.000,00. Ini belum termasuk komponen lainnya yang bisa mencapai nominal sepuluh jutaan. 

Selain itu, ada pula yang memerlukan biaya penggantian packing set senilai Rp1.500.000,00; stang piston Rp325.000,00; press stang piston Rp150.000,00; ring piston Rp450.000,00, sampai ganti engine mounting seharga Rp630.000,00. Tak hanya itu, terdapat banyak biaya tambahan atau penggantian yang belum disebutkan tergantung kerusakannya.

Sementara budget yang harus Anda siapkan jika mobil Carry perlu turun mesin minimal senilai Rp 1.000.000,00 guna mengganti komponen-komponen yang rusak. Overhaul atau kerusakan pada mesin mobil yang disebabkan pemakaian dalam kurun waktu lama umumnya terjadi karena kerusakan radiator yang mempengaruhi naiknya suhu mobil atau overheating

Penggantian radiator mobil Carry membutuhkan dana antara Rp200.000,00-Rp350.000,00. Sementara itu bila mekanik menemukan kebocoran oil tank, maka dana yang Anda perlukan untuk turun mesin dapat mencapai Rp700.000,00. 

Berbeda dengan dua mobil sebelumnya, biaya untuk turun mesin mobil diesel lebih mahal yaitu antara Rp5.000.000,00 hingga Rp15.000.000,00. Ini adalah biaya umum apabila Anda melakukan servis di bengkel resmi. Mungkin akan lebih murah jika Anda membawa mobil diesel untuk diperbaiki di bengkel terdekat. 

Tentu saja gambaran biaya servis turun mesin mobil yang tercantum di atas bukanlah patokan atau harga pasti. Semua tergantung pada kerusakan dan di mana Anda melakukan perbaikan, apakah bengkel resmi atau bukan. Namun, alangkah baiknya untuk menyiapkan dana lebih sehingga jika memerlukan biaya tambahan Anda tidak kebingungan.

Kendati bukan mekanik, penyebab mobil yang rusak dan harus turun mesin wajib Anda ketahui sehingga bisa segera mengambil langkah terbaik untuk memulihkan kendaraan. Beberapa ciri mobil yang mengalami turun mesin antara lain, masuknya oli ke ruang pembakaran yang umumnya ditandai dengan asap putih pekat dari knalpot. Kondisi ini berbahaya sebab dapat membakar busi, piston, silinder head, hingga memicu kerusakan komponen di sekitarnya. 

Selanjutnya yaitu suhu mesin terlampau tinggi. Padahal sewaktu berkendara perlahan, seharusnya suhu mesin normal. Jika hal ini terjadi bisa saja kendaraan Anda mengalami overheating. Di samping itu, penyebab lain mobil harus turun mesin adalah pelumas yang habis, air radiator berminyak, hingga mesin mobil terendam.

Biaya servis terutama turun mesin mobil ternyata cukup besar. Oleh sebab itu, lebih baik bagi Anda untuk memiliki polis asuransi mobil. Anda bisa mencari informasi bahkan mendapatkan layanan ini di cekpremi.com. Dengan berbagai pilihan variasi asuransi, Anda dapat memilih mana yang sesuai kebutuhan.

Demikian gambaran biaya turun mesin mobil. Asuransi mobil dapat menjadi solusi untuk meringankan beban perbaikan kendaraan Anda. Tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku. Sebelum kerusakan parah terjadi, rawatlah mobil Anda dengan melakukan servis secara rutin.

Berapa Sih Biaya Turun Mesin Mobil? Ini Penjelasannya