Home Motivasi Sebab Yang Mewarnai Harimu Adalah Passion, Cari Tahu Cara Menemukannya

Sebab Yang Mewarnai Harimu Adalah Passion, Cari Tahu Cara Menemukannya

7 min read
0
0
passion

Sering nggak kamu mendengar ada yang ngomong ‘kerjaan ini bukan passion gue’. Dan kamu lihat sehari-hari orang yang ngomong begini sering murung, muka ditekuk, mata sipit, dan pastinya sering mengeluh. Kemudian ia pun menghilang.

Beberapa bulan kemudian, kamu pun bertemu lagi dengannya. Mukanya tak lagi ditekuk, murungnya telah hilang, dan ia tak lagi mengeluh akan pekerjaannya, meski matanya masih tetap sipit. Kemudian ia pun berkata bahwa telah bertemu dengan passion-nya.

Passion seringkali jadi alasan seseorang bersemangat di pagi hari untuk pergi bekerja, menuntut ilmu, dan aktivitas apapun dalam kehidupannya. Sebab passion mampu membangunkan kamu di pagi hari, dan membuatmu bersemangat menghadapi kerasnya kehidupan.

Bagaimana caranya tahu bahwa kamu sedang mengikuti passion?

Kadang, keinginan yang menggebu-gebu dianggap sebagai passion. Mungkin hanya karena orang yang kamu suka berada pada aktivitas yang sama, sehingga kamu pun ikut berada di dalamnya. Itu bukanlah passion, sebab pemicunya tidak muncul dari diri kamu sendiri. Maka cobalah jawab dengan jujur pertanyaan berikut ini:

  • Apakah saya tertarik dengan yang ditekuni saat ini?
  • Apakah meningkatkan kemampuan saya dalam aktivitas ini adalah yang pertama kali muncul setelah bangun tidur?
  • Dapatkah saya dengan mudah memotivasi diri dalam aktivitas ini?
  • Apakah saya butuh waktu ekstra untuk melakukan aktivitas ini?
  • Apakah segala yang saya lakukan membuat pekerjaan saya jadi lebih baik?
  • Apakah waktu berjalan begitu cepat ketika saya sedang melakukan pekerjaan?
  • Apakah saya tetap melakukan pekerjaan ini meski tidak dibayar?

Kalau dari sekumpulan pertanyaan itu kebanyakan jawabannya YA, maka beruntunglah kalau aktivitas yang kamu kerjakan saat ini adalah passion kamu. Jika jawabannya kebanyakan TIDAK, maka kemungkinan besar aktivitas tersebut memang bukanlah passion kamu.

Bagaimana cara menemukannya? Pertanyaan inilah yang kemudian banyak diutarakan oleh orang-orang yang galau akan passion-nya sendiri. Meski banyak diantaranya yang terpaksa menekuni sesuatu yang tidak disukainya demi uang atau alasan lain, padahal passion itu telah ditemukannya di tempat yang lain.

Memetakan tujuan

Sejak kecil, seringkali kita memaparkan cita-cita, dan seringkali pula hal itu berubah seiring perjalanan usia. Kebanyakan dari kita dibentuk oleh lingkungan sosial sebelum kita berani mencari passion. Kamu bagaimana? Apakah pernah ketika pemilihan jurusan kuliah, kamu ingin belajar di fakultas seni, namun orang tuamu menyuruh masuk ke fakultas MIPA? Nah, begitulah contoh lingkungan sosial bekerja. Tapi apakah passion-mu benar-benar di fakultas seni? Lihat lagi pertanyaan diatas.

Ketakutan akan masa depan yang suram sering menjadi penghalang bagi banyak orang menekuni passion. Maka…

Jangan jadikan uang sebagai satu-satunya motivasi

Ada banyak cerita yang menggambarkan betapa banyak orang yang memilih passion ketimbang bekerja di perusahaan bonafit dengan gaji mewah. Tapi, jujur, itu tidaklah mudah. Sebab menghindari godaan uang adalah sikap yang dahsyat di abad materialisme ini. Hanya saja jika banyak yang bisa melakukannya, maka kamu pun bisa mengikuti passion tanpa termotivasi oleh uang.

Keingintahuanmu bisa menyeretmu ke dalam passion

Ada yang suka dengan brownies, dan ingin tahu tentang cara membuat bolu bantat coklat ini. Lantas ia pun mencoba membuatnya, dan ternyata brownies buatannya lebih enak daripada yang ada di pasaran. Ia pun berhenti dari pekerjaannya yang sekarang. Ia tinggalkan gaji tinggi, demi penghasilan yang tak tentu sebagai penjual brownies. Tapi dari sanalah passion-nya dimulai. Ia mengawalinya dari keingintahuan akan makanan yang disukainya. Sederhana, tapi begitulah cara kerja passion.

Mulailah kapan saja

Sang penjual brownies tadi tak menunggu berhenti dari pekerjaan dan memulai passion-nya setelah gajian, misalnya. Ia langsung memulainya dengan pertimbangan, kalau ia tak segera memulai, maka pekerjaan yang sekarang akan semakin menyeretnya jauh ke dalam beban yang tak mau dipikulnya. Maka lebih cepat, lebih baik.

Passion tak ada batas, tapi tubuhmu punya

Ya, passion memang sering menuntutmu melakukan sesuatu yang tak terbatas. Tapi bagaimanapun juga, tubuh kamu punya batasan. Maka jangan memaksanya untuk melampaui batas. Misalnya ketika kamu asyik dengan aktivitas, kamu jadi lupa waktu untuk beristirahat.

Demikianlah tentang passion. Ada yang bilang kalau passion bukanlah segala-galanya, sebab hidup butuh uang. Betul, hidup memang butuh uang. Tapi ketika diminta untuk melakukan sesuatu pekerjaan, lantas kamu menggerutu dan mengeluh tanpa henti, bukankah itu hal yang jauh lebih tidak baik?

Load More Related Articles
Load More By BesokLusa
Load More In Motivasi

Leave a Reply

Check Also

Beras Sehat Asli Indramayu Ini Hilangkan Was-Was Soal Beras Palsu

Sekenyang apapun makanmu, niscaya tak akan lengkap rasanya jika belum memakan nasi. Begitu…