Home Motivasi Keajaiban Bangun Pagi Yang Sering Tidak Disadari

Keajaiban Bangun Pagi Yang Sering Tidak Disadari

7 min read
0
0

Pernahkah ada yang berpikir mengapa pagi dijadikan sebagai awal dari memulai aktivitas? Anda boleh menyangkal kalau aktivitas kerja maupun kuliah banyak yang memulainya pada siang hari. Tapi aktivitas untuk memulai hari wajib dimulai pada pagi hari, bahkan ketika fajar belum menyingsing. Mengapa?

Ada banyak cerita soal orang sukses yang mendisiplinkan diri untuk bangun pagi. Ya, siapakah yang bakal menyangkal suksesnya Mark Zuckerberg, Jack Dorsey, Ariana Huffington, dan nama-nama kondang lainnya yang memulai harinya ketika matahari belum muncul. Namun yang uniknya, bahkan banyak orang biasa pun sudah memulai beraktivitas sejak pagi buta.

Lihatlah dengan seksama, banyak tukang becak yang siap menunggu penumpang di perempatan, ada ibu paruh baya yang menggendong hasil bumi untuk dibawa ke pasar, pun ada buruh pabrik yang telah rapi berarak masuk ke tempat kerjanya masing-masing. Apakah mereka sesukses nama-nama diatas? Padahal profesi-profesi tadi pun tak kurang pagi pula bangun tidurnya. Apakah disini ada kesalahan?

Ternyata bukan seperti itu cara kerjanya. Manfaat bangun pagi tak senantiasa diukur dari hasil berupa pencapaian materi, jabatan, maupun prestasi yang bersifat duniawi lainnya. Manfaat bangun pagi lebih pada sebuah proses pembentukan mental yang memang sering tak disadari. Apa saja?

Bangun pagi memang susah dan butuh perjuangan, itulah sebabnya mereka yang bangun sebelum adzan subuh merasa menjadi pemenang.

Salah satu cara membiasakan diri bangun pagi adalah meningkatkan ketaatan pada Tuhan. via Silaturahim.co.id

Ada berapa banyak yang kesulitan untuk bangun pagi diantara kita? Kasur yang empuk, apalagi ditambah pendingin udara di kamar, terlebih mereka yang sudah punya pasangan halal yang memberikan kehangatan, membuat waktu tidur rasanya ingin ditambah terus. Sehingga bangun pagi, melawan rasa kantuk, dan meninggalkan segala kenyamanan tadi butuh keteguhan hati. Dan ketika berhasil, siapapun akan merasa diri menjadi pemenang.

Jika bangun pagimu merupakan keterpaksaan, tersebab harus segera sampai di kantor saat pagi buta, maka cobalah renungi lagi soal ini. Saat ada banyak yang masih terlelap saat fajar menyapa, renungkan bahwa bukankah kamu adalah bagian dari mereka yang memenangi perang melawan kantuk itu. Kamu berhasil lebih cepat melihat dunia di sekelilingmu dibandingkan matahari. Hal-hal inilah yang kelak akan menjadi motivasi, yang tak banyak disadari, akan membantu siapapun menghadapi kerasnya hari-hari.

Bangun pagi adalah sebuah prioritas, yang semestinya harus dikedepankan dibandingkan takluk dalam kantuk yang tak tertahan.

manfaat bangun pagi
Bangun pagi memang berat. via CNN.com

Di Amerika sana, orang-orang terbiasa bangun pada pukul 06:00 hingga 07:30 pagi. Sementara, dengan melihat jumlah jama’ah sholat shubuh di Indonesia yang tak sebanyak sholat Jum’at, maka bisa dibilang kondisinya pun tak jauh berbeda. Ini berarti, mereka yang bangun lebih pagi, sekitar pukul 04:00 maupun setengah jam setelahnya, punya potensi mengawali hari dalam kesunyian.

Sebab saat-saat itulah ponsel tidak banyak mengeluarkan notifikasi, alias nyaris tak ada tugas yang menanti. Kesunyian yang dimiliki waktu-waktu pagi, terlebih ketika belum banyak orang yang bangun, akan membuat pikiran mampu menentukan skala prioritas untuk menghadapi hari. Ada pula yang bilang, ketika seseorang bangun dua jam lebih awal, maka itulah kemewahan yang sebenarnya. Kemewahan yang akan menghantarkannya pada sebuah kesuksesan, sebab sudah unggul soal langkah, meski hanya berjarak dua jam saja.

Maka tentukanlah prioritas dalam menghadapi hari-hari kita, dan sebelum prioritas yang lain dilakukan, prioritaskan agar tubuh bisa bangun lebih pagi dari biasanya.

Membangun kedisiplinan sejak dimulainya hari.

manfaat bangun pagi
Membangun kedisiplinan diri harus dimulai dari bangun di pagi hari. via jaysonfeltner.com

Ya, mereka yang kalah oleh tidur adalah orang yang tidak disiplin. Sebab disiplin bukan berarti melakukan sesuatu secara rutin, tapi kebaikan yang dilakukan secara rutin itulah yang disebut disiplin. Karena bangun kesiangan, meskipun terjadi secara rutin, bukanlah sebuah kedisiplinan. Maka bangun pagi merupakan sebuah kedisiplinan yang harus segera dimulai.

Kalau tak terbiasa bangun pagi, cobalah membiasakan diri untuk bangun lebih pagi dari biasanya. Pada mulanya memang berat, tapi yang namanya disiplin adalah sebuah karakter yang mesti dibiasakan secara rutin. Suka atau tidak, ringan atau berat.

Mengapa disiplin itu penting? Dan tak terhitung banyaknya sekolah yang mengajarkan betapa pentingnya disiplin ini. Sebab kedisiplinan merupakan kunci bagi kesuksesan seseorang dalam mengarungi kerasnya kehidupan. Mereka yang pada pagi buta sudah bekerja, apapun profesinya, adalah orang-orang yang disiplin. Sebab kalau mereka tak disiplin, niscaya tiada lagi kehidupan untuk mereka dan mungkin keluarganya. Dan kedisiplinan tentu dimulai dari apa yang menjadi pokok dari artikel ini: bangun pagi.

Load More Related Articles
Load More By BesokLusa
Load More In Motivasi

Leave a Reply

Check Also

Empat Hal Yang Mesti Dipertimbangakan Sebelum Ikut Tes CPNS

Tahun 2017, 61 instansi pemerintahan membuka lowongan pekerjaan. Tentu bukan sembarang low…