Home Sosial Tak Cuma ‘Kapan Nikah?’, Pertanyaan Tentang Kuliah Ini Juga Bikin Kesel

Tak Cuma ‘Kapan Nikah?’, Pertanyaan Tentang Kuliah Ini Juga Bikin Kesel

3 min read
0
0

Sebelum ditanya ‘kapan nikah?’ ternyata ada pertanyaan yang bakal membuat situasi jadi canggung dengan level yang sama. Bahkan jika pertanyaan ‘kapan nikah?’ cukup dijawab dengan kalimat ‘iya nanti juga diundang’ atau ‘insya Allah’ saja, maka pertanyaan-pertanyaan yang ini bakal memuat adu gengsi, sedikit menjatuhkan, dan terkadang bakal menjadi semacam adu intelektualitas antara yang ditanya dan yang menjawab.

Ya, pertanyaan itu adalah pertanyaan tentang kuliah. Dan biasanya terjadi beberapa tahun sebelum pertanyaan ‘kapan nikah?’ banyak dilontarkan kepadamu. Sebuah pertanyaan yang perlu dijawab saat posisi kamu mungkin belum sedewasa setelah memakai toga. Saat posisi kamu saat itu masih belum melepaskan euforia seragam putih abu-abu, dan masih hangat dengan semangat sebagai seorang mahasiswa. Pertanyaan-pertanyaan yang bahkan sebenarnya tak perlu dijawab secara mendetail, sebab selain hanya menjadi jebakan, juga yang bertanya kadang tak butuh jawaban.

Ada banyak pertanyaan tentang kuliah, misalnya dari paman kamu, yang mungkin saja ditanyakan hanya untuk memamerkan tempat kuliah anaknya sendiri. Atau banyak pula yang ketika diberikan jawaban, ia pun tak paham tentang jawaban tersebut, atau mungkin sok tahu saja. Nah, kebetulan saat ini sedang viral cuplikan dialog-dialog seputar kuliah di internet. Silakan disimak, sebab meski bikin kesal, tapi lumayan juga sebagai hiburan.

Lingkungannya mungkin banyak sampah, harap maklum.

Iya deh, da aku mah apa atuh cuma bisa ngetik doang.

Mekatronika itu adiknya Megatron bukan sih?

DKV sama di kafe itu memang mirip bunyinya sih, tapi ‘kan bukan jurusan kuliah.

Mohon bersabar, ini ujian.

“Aku sih yes, nggak tahu kalau Ahmad Dhani.”

Jurusan filsafat? Langsung dapat cap auto-komunis dan auto-ateis.

Wiih keren ya, ITB Jurusan Kedokteran. Eh, tapi nanti dulu…

 

Nah, itulah sekelumit dialog yang mungkin saja ada yang fiksi dan berlebihan. Tapi yakin, deh, banyak yang mengalaminya juga meski dengan versi yang lain. Iya ‘kan?

Kalau mendapat pertanyaan semacam itu, pasti merasa sedikit kesal ya. Sabar saja, sebab setelah pertanyaan itu, pertanyaan ‘kapan nikah?’ akan terlontar tiga atau empat tahun lagi. Ya, hitung-hitung latihan saja.

 

Sumber gambar: Fanpage SBMPTN

Load More Related Articles
Load More By BesokLusa
Load More In Sosial

Leave a Reply

Check Also

Beras Sehat Asli Indramayu Ini Hilangkan Was-Was Soal Beras Palsu

Sekenyang apapun makanmu, niscaya tak akan lengkap rasanya jika belum memakan nasi. Begitu…